• Komputer,  Software

    Ultra-Fast SpreadSheet

    Saya suka dengan ad hoc software. Utility kecil yang dibuat dengan 1 tujuan khusus. Bahkan saya sering buat yang seperti itu. Kalo pas bikin di linux, saya pake shell script (.sh file), karena di linux perintah2nya lengkap semua, bahkan ada program khusus untuk buat dialog di terminal. Tapi beda dengan windows, biarpun PS (PowerShell) di Windows kelihatannya lengkap banget tapi waktu loading yang cukup lama bikin saya kadang2 gak sabar, jadi males bukanya, karena tujuan saya pake Terminal itu kan biar lebih cepat. Jadi, untuk di windows saya pake PHP yang dipanggil dari Command Prompt, atau kalo lagi rajin suka masang Cygwin, trus bikinnya pake shell script. Kehadiran Node.JS juga bikin revolusi di sisi server, dengan mudah saya bikin Web Server, yang biasanya saya gunakan sebagai “service”. Iya, saya bisa bikin service untuk PhoneBook, atau Password Keeper, saya akses pake curl atau kalo lagi rajin, saya bikin Client-App nya pake HTML+Javascript yang bisa dibuka pake web browser.

    Saya sering melakukan komputasi yang sederhana tapi kadang2 agak susah kalo pake program kalkulator standar, soalnya butuh variabel yang nilainya bisa dengan mudah diganti2. Nah, untuk itu saya perlu program SpreadSheet, kalo bikin sendiri programnya agak males juga sih, jadi SpreadSheet adalah program yang bener2 pas untuk kebutuhan saya itu. Saya sudah hampir tidak memakai Microsoft Office, dan program Libre Office atau Open Office udah membengkak sedemikian besar karena feature2 yang sama sekali gak saya butuhkan (untuk komputasi sederhana saya). Gnumeric juga bagi saya udah kegedean. Jangan salah, saya tetap menginstall paket program office yang gratis untuk keperluan yang lebih besar (saya pake WPS Office), tapi sekali lagi, untuk komputasi sederhana saya mau program spreadsheet yang ultra-fast, begitu di klik langsung kebuka programnya, gak ada loading atau splash screen.

    Sebelumnya saya pernah memakai Abykus, tapi ada satu masalah kecil, perintah2 yang dipakai tidak kompatibel dengan moyang-nya SpreadSheet (Lotus 123 atau Ms Excel), jadi makenya rada2 ribet rasanya. Dan setelah sekian lama nyerah, akhirnya nyoba nyari2 lagi program spreadsheet yang ultra-fast. Saya tidak akan memakai Web based spreadsheet, karena harus buka browser dulu kalo mau make. Saya ketikkan kata kunci “lightweight spreadsheet” dan memilih link ke alternativeto.net, saya skip list yg ada di atas karena rata2 programnya gemuk atau web-based atau hanya jalan di mac. Setelah melihat sampai bawah, saya cuma melihat 1 kandidat: Spread32.

    Spread32 punya website yang amat sangat sederhana, bahkan design website saya yang jaman dulu kala masih jauh lebih keren. Biarpun ada informasi bahwa versi terakhir adalah versi 2.05 yang punya tanggal release 27 Juni 2012 (7 tahun gak ada update), saya tetap nyoba, karena bagi saya gak masalah, yg penting memenuhi kebutuhan komputasi saya. Dan ternyata pencarian saya selesai sudah, karena Spread32 benar-benar program yang amat sangat pas untuk kebutuhan saya, sesuai banget sama kriteria spreadsheet yang saya mau. Bahkan punya feature yang lebih baik lagi.

    Spread32 adalah sebuah shareware, dimana definisi sharewarenya sama seperti yang dulu saya tau. User boleh dengan bebas memakai software ini, tanpa ada batasan waktu atau restriksi fungsi (feature), yang ada hanya pesan (dalam dialog box) yang menginformasikan bahwa program yang dipakai adalah shareware dan bisa beli versi full (tanpa pesan shareware). Biarpun pesan itu tidak terlalu mengganggu, tapi saya tergelitik untuk nyoba nyari yang gak pake “pesan shareware”. Ternyata dulu, Spread32 adalah freeware, versi freewarenya bisa diunduh di aplusfreeware.com sekilas pandang, dari segi UI, saya lebih suka yang versi sharewarenya.

  • Komputer,  Software,  Teknologi

    Screenshot

    Untuk saat ini, mengambil screenshot dari layar amat sangat mudah. Untuk OS Windows, tinggal tekan tombol “Print Screen”, layar sudah masuk ke clipboard, siap di-paste dimanapun. Tapi dulu, saat multi tasking belum umum, mengambil gambar layar tidak semudah yang dibayangkan.

    Di DOS, program yang sedang aktif yang bertanggung jawab me-“monitor” tombol apa yang ditekan oleh user di keyboard, dan program itu juga yang nantinya melakukan aksi atas event keyboard tersebut. Dan normalnya, hanya ada 1 program yang aktif pada suatu saat.

    Terus gimana kalo mau ngambil tampilan layar? Saat handphone belum ada, dan tidak efektif mengambil foto dari layar komputer untuk sekadar screenshot, sementara tombol print-screen hanya akan mengirim tampilan layar ke printer.

    Disinilah program penangkap layar (screenshot) berperan. Ya, satu program khusus yang tugasnya menangkap layar dan menyimpannya sebagai file gambar di harddisk, salah satu yang terkenal adalah Pizzaz Plus (PZP).

    Terus gimana tuh caranya? Bukannya tadi dibilang cuma 1 program aktif yang bisa ngontrol keyboard?

    Karena saya pernah bikin program yang kerjanya seperti PZP, makanya saya secara umum bisa menggambarkan prosesnya:

    • Saat berjalan, program mendaftarkan dirinya sebagai program TSR (Terminate and Stay Resident) yang akan aktif apabila keyboard ditekan dengan kombinasi tombol tertentu (keyboard hook). Lalu program keluar (kembali ke DOS prompt).
    • Saat shortcutkey yang sesuai ditekan, maka program akan mengakses memori layar. Pada mode text, tiap karakter pada layar bisa diakses kode ascii serta properti warnanya. Pada mode grafik, program bisa mengakses nilai RGB dari tiap pixel.
    • Program akan menyimpan dalam file gambar sesuai yang sudah dikonfigurasi.
    • Biasanya ada suara “beep” sesudah program berhasil menyimpan screenshot layar.

    Lumayan ribet kan?

  • Komputer,  Teknologi

    Random System Shutdown

    Recently, my notebook (LMDE 2) having random shutdown, without warning or anything, just like the power was cut off. The last entry of system log was anacron. I’ve checked. It’s empty, no cron job scheduled. I don’t need any scheduled job anyway, so bye-bye anacron. I don’t have definitive conclusion right now, just watch and see.

    Btw, thanks to lnav (log file navigator) from http://lnav.org/ for being a simple and nice log viewer.

    Nyoba entry blog pake bahasa Inggris, buat ngelancarin. Uhuy.