Database

Kecewa Dengan data.go.id

Saya suka bermain dengan data, parsing-parsing html untuk ambil data, utak-atik data di web orang untuk disajikan di web sendiri, dll. Terakhir beberapa hari lalu nyedot data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Semangat saya bangkit lagi waktu ngeliat kumpulan data di Satu Data Indonesia, yang dari halaman aboutnya disebut sebagai “Portal resmi data terbuka Indonesia sebagai wujud operasionalisasi inisiatif Satu Data”.

Bayangkan betapa angan-angan saya melambung melihat begitu banyak data untuk diparse dan dibuat interfacenya. Tapi ternyata begitu saya lihat detailnya, sungguh mengecewakan. Datanya data lama semua, gak ada yang up to date.

Karena penasaran, akhirnya saya urutkan data berdasarkan update terakhir, yang paling terakhir diupdate datanya dimunculkan duluan. Ini 9 data terakhir (data dilihat tanggal 26 Oktober 2018):

JudulData TahunTanggal Update
Data Sebaran Bangunan di Kota Palu dan Kabupaten Donggala2015-201714 hari yang lalu
Peta Lingkungan Pantai Indonesia Skala 1:25.000 Wilayah Palu2010-201423 hari yang lalu
Peta Lingkungan Pantai Indonesia Skala 1:50.000 Wilayah Palu201523 hari yang lalu
Peta Rupabumi Indonesia Skala 1:5000 Kawasan Industri Sebagian Wilayah Kota Palu201723 hari yang lalu
Peta Rupabumi Indonesia Skala 1:10.000 Wilayah Palu Dan Kendari201323 hari yang lalu
Data Fasilitas Kesehatan di Kota Pontianak2016-2017Lebih dari 1 tahun yang lalu
Data RW di Kecamatan Pontianak Utara2017Lebih dari 1 tahun yang lalu
Data Tanda daftar Perusahaan 
yang diterbitkan oleh DPMTK PTSP Kota Pontianak
Jan-Maret 2017Lebih dari 1 tahun yang lalu
Data RW di Kecamatan Pontianak Timur2017Lebih dari 1 tahun yang lalu

Bayangkan, data yang diupdate tahun ini cuma ada 5, itupun berkaitan dengan wilayah Palu yang baru saja terkena musibah. Kalau Palu tidak kena gempa dan tsunami mungkin tahun ini tidak ada update data.

Memang ada data-data seperti APBD DKI sudah disediakan oleh Portal data Pemda DKI (dengan software yang sama), tapi ada baiknya kalau data.go.id juga punya datanya, minimal tautan menuju data aslinya sehingga data.go.id bisa benar-benar menjadi pusat data nasional. Semua orang bisa mencari data ke data.go.id.